Prestasi Jajaran Kesehatan
Kegiatan
Tentang Puskesmas


Statistik
Pengunjung :273211 Org
Hits : 839474 hits
Bulan : 1646 User
Hari ini : 72 User
Online : 1 User
.:: TERWUJUDNYA MASYARAKAT WONOGIRI SEHAT DAN MANDIRI::.
Warta Wonogiri

LAPORAN KEJADIAN BENCANA ALAM DI DESA KEPYAR KECAMATAN PURWANTORO KABUPATEN WONOGIRI

TANGGAL : 1 MARET 2008

 

  1. PENDAHULUAN.

Berdasarkan laporan cepat melalui telepon dari Puskesmas Purwantoro I tanggal 3 Maret 2008, telah terjadi kejadian bencana alam Tanah longsor (Ambles) di Desa Kepyar Kecamatan Purwantoro Kabupaten Wonogiri dengan korban sementara 1 rumah hancur total dan beberapa rumah terancam terkena longsoran dan tidak ada korban Jiwa namun tercatat beberapa orang menjadi pengungsi akibat kejadian bencana tersebut diatas.

Menyikapi informasi diatas maka Tim Gerak Cepat (TGC) penanggulangan alam Kabupaten Wonogiri diterjunkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri untuk melakukan Rapid healh Assesment (RHA) di lokasi bencana pada tanggal 4 Maret 2008.

Berikut ini hasil penilaian cepat oleh TGC Kabupaten Wonogiri di lokasi bencana yang pada hari selasa tanggal 4 Maret 2008.

 

  1. TUJUAN.

    1. Tujuan umum :

Memberikan jaminan pelayanan kesehatan kepada korban bencana alam yang terjadi di wilayah Kabupaten Wonogiri.

    1. Tujuan Khusus :

      1. Memastikan apakah benar telah terjadi kejadian bencana alam di desa Kepyar Kecamatan Purwantoro.

      2. Mengetahui kerusakan bangunan dan fasilitas umum yang ada di lokasi bencana.

      3. Mengetahui jumlah korban ataupun terancam akibat kejadian bencana alam yang terjadi di desa Kepyar Kecamatan Purwantoro.

      4. Mengetahui sampai sejauh mana proses penanganan bencana yang telah dilakukan oleh Tim penanggulangan bencana tingkat kecamatan.

 

  1. TIM INVESTIGASI.

Untuk melakukan RHA dilokasi Bencana dari Dinas kesehatan Kabupaten Wonogiri telah menugaskan Tim Gerak Cepat dengan kekuatan 5 personel yaitu :

Tabel : 1

DAFTAR TIM GERAK CEPAT (TGC) KABUPATEN WONOGIRI TH. 2008

No

Nama

Kedudukan dalam Tim

1

2

3

4

5

Dr. H. Sinung Pribadi, MM

Mardiyanto, SKM, Mkes

Sumarsono Purwadi, SKM

Eni Dwi Karyaningrum

Jiman

Ketua I (Koordinator)

Surveylans/ Epedimiolog (Petugas RHA)

Sekertaris I (Petugas RHA)

Sekertaris II (Petugas RHA)

Pengemudi

 

  1. HASIL INVESTIGASI.

    1. Kepastian kejadian bencana alam :

Kronologi kejadian bencana alam dari hasil wawancara dengan salah satu korban yang bernama Bapak Sakiman Warga RT 01/II Dusun Karang Tengah desa Kepyar Kecamatan Purwantoro telah diungkapkan bahwa kejadian diawali dari hujan lebat di desa kepyar dalam kurun beberapa hari sebelum kejadian dan pada tanggal 1 Maret 2008 masyarakat merasakan ada gerakan tanah secara perlahan-lahan dari Jam 8 Pagi sampaui denagn jam 2 siang tanah terus bergerak sampai akhirnya bergeser sekitar 1,5 M dari konsdisi semula.

Akibat longsoran tanah tersebut Rumah bapak Sakiman Roboh total, dan terdapat 6 Rumah yang berisiko tinggi kena longsoran.

 

Gambar 1. Lokasi Bencana di RT 01/II Dusun Karang Tengah Desa Kepyar Kec. Purwantoro berada pada lereng bukit dengan kemiringan 85 derajat.

 

    1. Hasil RHA.

Dari hasil RHA yang dilakukan oleh TGC diperoleh adata-data sebagai berikut :

      1. Data kerusakan Bangunan :

Terdapat 1 rumah hancur / Roboh Total (milik Bapak Sakiman) dan 2 Rumah yang tidak permanen (Gebyok) yang berisiko tinggi dirobohkan untuk direlokasi di tempat yang aman.

 

Gambar 2 : Bapak Sakiman yang rumahnya roboh beserta Bapak dr. Sinung P, MM Ketua Tim TGC.

 

Adapun alasan perobohan 2 rumah yang brisiko tinggi adalah, rumah tersebut berada dibawah tanah yang sewaktu-waktu diperkirakan akan longsor, seperti gambar berikut ini :

 

Gambar 3 : Bp. S. Purwadi, SKM (Tim RHA) ditemani Bapak Danramil Kecamatan Purwantoro dilokasi rumah yang sengaja dirobohkan utk direlokasi.

 

 

Gambar 4 : Bapak Jiman (Pengemudi TGC) berada dibawah rumah yang belum selesai dirobohkan untuk direlokasi.

 

Selain ketiga rumah masih terdapat 4 rumah yang berisiko terkena longsoran, namun karena ke empat rumah tersebut merupakan rumah permanen (tembok) oleh pemiliknya tidak boleh dirobohkan, yaitu rumah dari bapak : Saidi, Semen, Parjo dan Karman.

 

 

Gambar 5 : Salah satu Contoh rumah permanen yang tidak boleh dirobohkan oleh pemiliknya.

 

 

      1. Kerusakan lingkungan.

Dari hasil penilaian ditemukan beberapa kerusakan lingkungan antara lain : tanah dilokasi bencana banyak yang mengalami keretakan sehingga bebera sumber air seperti sumur atau saluran pipa ada yang mengalami kerusakan, namun oleh aparat setempat telah diperbaiki secara bergotong royong.

 

Gambar 6. Contoh tanah yang mengalami kelongsoran hasil investigasi Tim RHA beserta Danramil Kecamatan Purwantoro.

 

      1. Korban jiwa.

Dari hasil investigasi tidak ditemukan adanya korban luka-luka Maupun meninggal dunia, namun secara keseluruhan terdapat 7 KK ( 45 jiwa) berisiko tinggi tekena longsoran yang menjadi pengungsi, dengan rincian per KK seperti tabel 2 dibawah ini :

Tabel : 2

DAFTAR KORBAN BENCANA BERISIKO TINGGI TERKENA LONGSORAN PER KK DI DESA KEPYAR TH 2008

NO

NAMA KK

JML JIWA BERIKO TINGGI TERKENA LONGSORAN

%

1

2

3

4

5

6

7

Sakiman

Senen

Karman

Yatimin

Parjo

Sakidi

Kadiman

5

1

2

4

3

5

8

17,8

3,6

7,3

14,6

10,7

17,8

29,2

 

JUMLAH

28

100,0

 

Dari tabel 2 diatas terlihat bahwa penduduk berisiko tinggi terbanyak ada pada keluarga Bapak kadiman (29,2%), Semua pengungsi ditempatkan dirumah tetangga ataupun Saudaranya masing-masing yang berdekatan. Dari hasil wawancara diperoleh keterangan masyarakat mengungsi hanya pada malam hari, namun untuk pagi sampai sore masih melaksanakan aktifitas dimasing-masing rumahnya.

 

    1. Proses Penanggulangan bencana Alam.

      1. Pendirian Posko Bencana alam.

Untuk menantisipasi segala keperluan pengungsi yang ada Tim Penanggulangan bencana alam di tingkat Kecamatan purwantoro telah mendirikan Posko yang berfungsi antara lain :

        • Menerima bantuan dalam bentuk apapun dari berbagai pihak.

        • Mengkoordinir pembagian bantuan kepada pengungsi.

        • Disediakan layanan kesehatan yang dipimpin oleh kepala puskesmas Purantoro 1 dan Bidan desa Kepyar.

        • Memberikan informasi kepada semua fihak yang berkepentingan.

        • Memantau perkembangan terkini dari lokasi bencana alam.

 

Gambar 7 : Inilah Posko bencana alam yang didirikan oleh Muspika dan jajaran terkait di RT 01/II/ Dusun Karang tengah Desa Kepyar Kecamatan Purwantoro.

 

Menurut keterangan dari salah satu petugas Posko, yang bertugas di Posko tiap harinya terdiri dari beberapa personil antara lain dari keamanan dari unsur TNI, kepolisian dan hasnsip, dari Karang taruna, dari sektor kesehatan dilayani oleh bidan desa dan dari unsur sukarelawan.

 

Gambar 8. Penerimaan bantuan Mikremes, Susu MP-ASI, Biskuit MP-ASI, dan Susu Ibu hamil dari Dinas Kesehatan Kab. Wonogiri kepada Posko Bencana di Desa kpyar Kec. PurwantoroI.

      1. Kerja bakti.

Kerja Bakti dilakukan masyarakat setempat untuk membersihkan lokasi bencana, serta pada hari Minggu tanggal 3 Maret 2008 dilakukan perubuhan beberapa rumah yang berisko tinggi yaitu rumah bapak Karman dan Kadiman untuk direlokasi ditempat yang lebih aman dilakukan masyarakat setempat dibantu beberapa sukarelawan dari berbagai wilayah di kabupaten Wonogiri.

      1. Rencana Relokasi Pengungsi.

Melihat kondi wilayah bencana yang rawan terjadi longsor yang lebih besar, maka pemerintah daerah Kabupaten Wonogiri telah melakukan telaah lapangan dan merekomendasikan untuk merelokasi penduduk yang berlokasi di sekitar lokasi bencana ke tempat yang lebih aman. Namun sampai laporan ini disusun masih terdapat pembicaraan antara masyarakat yang akan direlokasi dengan aparat yang berkepentingan.

 

  1. KESIMPULAN.

Dari hasil kunjungan lapangn oleh TGC kabupaten Wonogiri pada tnggal 4 maret 2008 diperoleh kesimpulan hal-hal sebagai berikut :

    1. Benar telah terjadi bencana alam tanah longsor (Ambles) di RT 01/II Dusun Karang tengah Desa Kepyar kecamatan Purwantoro kabupaten Wonogiri tepatnya bencana dimulai Hari Jumat Jam 08 WIB – 14.00 WIB tanggal 1 maret 2008.

    2. Kerusakan bangunan pada waktu bencana adalah satu rumah roboh (rumah bapak Sakiman), dan dua rumah sengaja dirobohkan sebagai antisipasi terjadinyanya longsor susulan yaitu rumah bapak : Karman dan Kadiman.

    3. Tidak ada fasilitas umum yang mengalami kerusakan berarti, hanya sumber air minum sesaat pada kejadian bencana menjadi kotor namun setelah dilakukan kerja bakti kondisi telah berfungsi kembali.

    4. Untuk proses penanganan bencana telah didirikan Posko penanggulangan Bencana di salah satu Rumah penduduk yang berlokasi di RT 01/II Dusun karang tengah Desa Kepyar, dengan layanan : penerimaan dan distribusi bantuan bencana, Layanan kesehatan, Layanan keamanan, layanan Informasi dll.

  1. SARAN.

Dengan melihat korban bencana, kondisi terkini dari lokasi bencana alam pada saat kunjungan TGC ke lokasi bencana tanggal 4 Maret 2008 dapat kami Sarankan hal-hal Sebagai Berikut :

    1. Pemberian bantuan khususnya makanan dan peralatan tidur masih diperlukan oleh korban bencana alam, khususnya yang rumahnya hancur dan yang rumahnya sengaja dirobohkan.

    2. Perlu dilakukan kajian lebih mendalam tentang kondisi tanah yang masih labil, untuk mengantisipasi adanya longsor susulan.

    3. Posko bencana alam tetap dipertahanken selama masih ada pengungsi yang menunggu proses relokasi lebih lanjut.

    4. Melakukan musyawarah antara aparat yang berwenang (Pemerintah Daerah) dengan masyarakat korban bencana yang akan direlokasi.

 

 

  1. PENUTUP.

Demikianlah laporan kejadian bencana lam di RT 01/II Dusun Karang tengah Desa Kepyar Kecamatan Purwantoro Kabupaten Wonogiri, ini kami susun semoga dapat memberi manfaat kepada semua fihak yang berkepentingan. Dan kami menyadari bahwa laporan ini masih jauh dari kesempurnaan oleh karena itu mohon dipermaklumkan apabila ada kesalahan penulisan dan kehalusan bahasa.

Sekian atas perhatiannya kami ucapkan banyak terima kasih

| dibaca 14010 kali | 10/04/2008 00:00 WIB
Total Content : -
Halaman